Skip navigation

anak sembakoanak santunananak guntinganak carianak bukuanak bukaanak baca

doraz ndopokzdoraz laradoraz

bocor photo barenkbocor kumpulbocor inti'bocor bal2anbocor bagi2 doorprize

lkr mas daimlkr mas agunglkr hiburan

lomba ramelomba jogedlomba gebuglomba bingung

nopi pak rwnopi penontonnopi layarnopi foto barenknopi doorprize

nopi mas khoerul

STRUKTUR ORGANISASI REMAJA ISLAM ABNAUZ-ZAMAN

(RIAZ)

PERIODE 2008/2010

Pelindung : Ketua RW. 05 Wonoyoso

Takmir Masjid Jami’ Wonoyoso

Kepala Lingkungan RW. 05 Wonoyoso

Ketua RT Se-RW Wonoyoso

Penasehat : KH. Muntaha Fathurrohman

KH. Abdurochman

K. Mudzakir

KH. Nadjib Chamidi, S.Pd.I

KH. Laeli Adha

Pembina : Khaerul Hidayat

Muhammad

Agung Adi Wahyono

Syukron

Fikria Najitama

Hasnah

Ulfah Safrini

Gus Sukron

Majelis :

Ketua : Arif Safriyanto

Sekretaris : Bintang Putra Nugraha

Bendahara : Istiqomah

Anggota : – Esha Najitama – Syarifudin

  • M. Awqi Gibran – Saefudin Nopan

  • Miftahul Arifin – Khoerul Anwar

  • Arif C.W. – Fitri P. D.

  • Ahmad Mukhotim – Nissa

  • Bayu Putra Nugraha – Mega Pratama

  • Yusuf Hidayaturrohman – Anhar

  • Harka – Nurkhusen

  • Rizka Saumi – Usman Arif

  • Nur Indriyani – Ariyani

  • Nurul Hidayah – Robi Rohim A.

Pengurus dan Anggota :

Ketua : Ulul Azmi Najitama

Laeli Maghfiroh

Sekretaris : Binar Indra Laksana

Fifty Aryaningsih

Bendahara : Bangun Awallun Hikmah

Rina Oktiana

Koordinator Seksi : Nur Septiadi

Nufiqurakhmah

Seksi-seksi :

  1. Seksi Bidang Kerohanian Islam

Alifudin Nur ChiqmahWati

M. Hadik Zaeni Kunti Azhari

Ali Syahroni Mei Widiastuti

Anggota :

Samsul Mu’alim R. Anindyan Alfian M. R.

Imam Rizqiarto Melati

M. Habib Arkham Siti Nur Komariyah

M. Jaduk Khusana Iftitah Anggraeni

Gana Putra Malira Sofi

  1. Seksi Bidang Hubungan Masyarakat

Ryan Nugroho Dwi Astuti

M. Wajid Wardana Ulin Riswah

Oktafian Satria W. Mutoharotun Nisa

Anggota :

Teguh Tri P. Eka Saraswati

Trisma Aji Ema Rahmayuni

Sofan Fajar Siti Rokhimah

Wisnu Prastiyo Desi Natasya

  1. Seksi Bidang Kaderisasi dan Kepemimpinan

Muhammad Aditya K. Rizqi Putri R.

M. Nur Fauzi Iqlima Suciandini

Ambar Rahmanto Septi Putriningsih

Anggota :

Ahmad Sofan Euis Nur Azizah

Heru Siswanto S. Muhyi Sakurni

M. Nur Huda Irlina Prasetianti

D. Seksi Bidang Kesenian dan Kebudayaan

Yudhistira Irwan Sofi Ngulisoh

Sukron Nawawi Istiqomah

Restu Wiji S. Titis Hanasasti

Anggota :

Ferry Setyadi Nurul Anisa

Yuliadi Yulia Fiftiyanti

Rido Budi S. P. Yolanda Delviana P.

Halsi Dwika Zubaekah

E. Seksi Bidang Kesegaran Jasmani

M. Iqbal Rafi Dyah Azmi

Kharis Sandi Faisal Eka Nur Santi

Adit Setyawan Hikmatul Hasanah

Anggota :

Syifa Urrahman Rizki Putri R.

Trio Harmoko Siti Fatonah

Kareem Abdul H. Tami

Dwi Priyono Tri Novia

F. Koordinator RT

Rahmatulloh (RT 03) Kartika Erlina Sari (RT 03)

Akhmad Khusosi (RT 06) Eka Saraswati (RT 06)

Tommy Mareta (RT 02) Laela Kurniawati R. (RT 02)

Anggota :

Imam Rizqiarto (RT 08) Siti Nur Komariyah (RT 08)

Feri Yulianto (RT 01) Umi Nur Solikhah (RT 01)

AnggoroW. (RT 07) Karisma (RT 07)

Sunu Banowo (RT 04/05) Dewi Rosalia A. (RT 04/05)

logo

logo

SEJARAH BERDIRINYA REMAJA ISLAM ABNAUZ – ZAMAN ( RIAZ )

A. Pendahuluan Pada tahun tujuh puluhan, di Wonoyoso ada kesan bahwa pedukuhan Wonoyoso, terpecah menjadi empat, yaitu Wonoyoso wetan, kulon, lor, kidul. Kesan seperti ini sangat mendalam, baik dikalangan orang tua, pemuda, remaja, maupun anak-anak. Kesan seperti ini semakin jelas dengan tidak adanya kegiatan yang menampung semua warga Wonoyoso, khususnya para remaja. Kalaupun ada upaya dari para tokoh masyarakat seperti Bapak Drs. Tohaji Rasyid, Bapak H.M. Irfa’i, K.H. Nur Chamid, dll, mendirikan Madrasah Diniyah yang dapat diikuti oleh seluruh warga khususnya remaja dan anak-anak. Namun, para remaja, anak-anak juga orang tua banyak yang kurang bahkan tidak ada perhatian / respon terhadap kegiatan ini. `riaz – 1 Keadaan seperti ini menyebabkan remaja Wonoyoso jarang, bahkan tidak pernah bertemu dalam kegiatan bersama yang positif, khususnya kegiatan yang bernuansa agama. Hal ini akhirnya mendorong remaja Wonoyoso yang aktif mengikuti kegiatan di Madrasah Diniyah seperti Sdr. Agus Tarto, Sdr. Rakhmat Basuki, Mokh. Daim Aziz, dll untuk mengumpulkan teman-temannya dalam satu wadah kegiatan remaja Islam Wonoyoso. B. Berdirinya Perkumpulan Remaja Islam Wonoyoso Pertengahan tahun 1977 dengan dipelopori oleh Agus Tarto, Rakhmat Basuki, Muntaha Mahfudz, dan Moh. Daim Aziz, dikumpulkan remaja Wonoyoso di Madrasah Salafiyah. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa perlu ada wadah kegiatan remaja bernuansa agama di Wonoyoso. Waktu itu disepakati kegiatan tiga malam Jum’at bergantian di Mushalla Al-Wahdi dan Madrasah Salafiyah. `riaz – 2 Untuk memperlancar kegiatan dibentuk kepengurusan secara aklamasi dengan susunan sebagai berikut : Penasehat : Bp. K.H. Nur Chamid Bp. Drs. H. Tohaji R Bp. H.M Irfa’I Adnan Bp. H. Mukhsin A. A Ketua : Moh. Daim Aziz Sekretaris : Rahmat Basuki Bendahara : Agus Tarto Imam : Muntaha Mahfudz Pada awalnya kegiatan hanya berupa Yasinan, Tahlil, dan Al-Barjanzi secara bergilir di Mushalla Al-Wahdi dan Madrasah Salafiyah. Namun, karena remaja Wonoyoso jarang mengikuti atau mendengar orang membaca Al-Barjanzi, sehingga kalau kegiatan di Madrasah Salafiyah, mereka sambil memukul-mukul meja. Keadaan seperti ini dikhawatirkan oleh pengurus akan mengganggu masyarakat dan merusak fasilitas madrasah. Sehingga pengurus akhirnya `riaz – 3 mengambil keputusan hanya di Mushalla Al-Wahdi. Dalam perjalanannya, Muntaha Mahfudz yang menjadi Imam pada kegiatan ini harus menuntut ilmu di Kediri, Jawa Timur. Imam kegiatan remaja diganti oleh Rois Muhadi. Kegiatan selanjutnya tidak hanya terbatas Yasinan, Tahlil, dan Al-Barjanzi di Mushalla Al-Wahdi, tapi bertambah dengan kegiatan arisan dua Jum’at sekali. Dimana yang dapat menjadi tuan rumah kegiatan dan kembali ke Mushalla Al-Wahdi jika tidak ada acara arisan. Kegiatan juga bertambah yaitu bakti masyarakat ( kerja bakti) di Masjid Jami’, Mushalla Al-Wahdi, fasilitas masyarakat lainnya, PHBI, Ceramah Agama diadakan sebulan sekali, tadarus Ramadhan,dll. Kegiatan bernuansa agama yang diadakan remaja putra yang sangat positif dan berhasil menyatukan remaja Wonoyoso, mendorong remaja putri untuk mengadakan kegiatan yang sama. Maka pada tahun 1978 dengan `riaz – 4 dipelopori oleh Sdri. Paryati, Siti Mutmainah, dll, diadakan kegiatan remaja Islam khusus putri setiap malam Jum’at dari rumah ke rumah. C. Berdirinya RIAZ Seringnya Remaja Islam putra dan putri Wonoyoso diundang di berbagai kegiatan Remaja Islam di daerah/desa lain mendorong remaja Wonoyoso untuk membentuk satu wadah kegiatan mereka. Ini yang mendorong Moh. Daim Aziz, Nurul Hidayat, Sdri. Mutmainah, Zubaedah, Wahib Tamam, dll untuk mengumpulkan remaja yang ada di Dukuh Wonoyoso. Maka pada bulan September 1983 di rumah Bapak Mukhson I.S berkumpullah remaja putra maupun putri untuk membuat wadah kegiatan Remaja Islam Wonoyoso. Pada pertemuan itu disepakati berdirinya Remaja Islam Wonoyoso dan terpilih sebagai pengurus inti : Ketua : Wahib Tamam Wk. ketua : Zubaedah `riaz – 5 Sekretaris : Nurul Hidayat Wk. Sekretaris : Puji Astuti Bendahara : Prianto Wk. Bendahara : Siti Mutmainah Pertemuan mengamanatkan kepada pengurus inti untuk melengkapi kepengurusan dan memberi amanat kepada Moh. Daim Aziz untuk menyelenggarakan peresmian dan pelantikan pengurus Remaja Islam Wonoyoso. Pada pertemuan itu belum sempat dibicarakan nama perkumpulan dan simbolnya. Atas saran Bapak K.H. Nur Chamid perkumpulan ini diberi nama Remaja Islam Abna Uz Zaman, disingkat RIAZ. Sedangkan untuk simbol atas saran Ibu Zakiyyah berupa Segi Lima Silinder yang melindungi Bintang Sembilan dan Lingkaran Bergaris yang memagari tulisan RIAZ. Menurut Bapak K.H Nur Chamid, ‘’Abnauz-Zaman’’ : artinya Anak Zaman, maksudnya walaupun zaman berubah, Iman dan Islam Remaja Wonoyoso tidak `riaz – 6 boleh berubah. Sedangkan menurut Ibu Sakinatus Zakiyyah mengenai simbol yang ada pada RIAZ, segilima, bintang sembilan, dan lingkaran bergaris yang memagari tulisan RIAZ, mengandung maksud bersatunya remaja Wonoyoso dengan segala kreativitasnya yang bebas tetap terikat oleh rukun Islam yang lima. Dan untuk mendakwahkan Islam sesuai dengan jiwa remaja. Bintang besar di atas bermakna Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian, 4 bintang di sebelah kiri urut dari atas bermakna 4 Sahabat yaitu Sahabat Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali. Sedangkan 4 bintang di sebelah kanan bermakna 4 landasan hukum Islam yaitu Al-Qur’an, Al-Hadis, Qiyas, dan Hikmah. Apabila kesembilan bintang tersebut digabung bermakna wali sembilan (Walisongo). Pada bulan Oktober 1983, tepatnya tanggal 1 Muharam 1404 H, sekaligus memperingati Tahun Baru Islam, diadakan peresmian berdirinya RIAZ Dukuh `riaz – 7 Wonoyoso, Bumirejo dan Pelantikan Pengurus periode 1983/1984 oleh Lurah Bumirejo, Bapak H. Muhammad Badri. Pada acara itu diadakan juga Pentas Seni dan pembagian hadiah lomba dalam rangka Tahun Baru Islam. Acara itu dihadiri oleh orang tua, remaja, dan anak-anak Dukuh Wonoyoso dan sekitarnya. Kemudian, Tiap tanggal 1 Muharam ditetapkan sebagai Hari Pelantikan Pengurus RIAZ. D. Kegiatan RIAZ Dari Awal Berdiri 1.Kegiatan Keagamaan Yasinan, Tahlil, Al-Barjanzi, Ceramah Agama, Buka Puasa Bersama, Kegiatan Ramadhan, Silaturrakhmi, Pengajian Bulanan. 2.PHBI Maulud Nabi, Isra’ Mi’raj, Nuzulul Qur’an, Tahun Baru 1 Muharam. 3.Kesenian Vokal group, Qasidah. 4.Olah raga Volly. 5.Bakti masyarakat `riaz – 8 Kerja Bakti, Membantu warga yang terkena musibah, Membantu warga yang mempunyai hajat. Pengajian bulanan diisi oleh para Ustadz/Kyai di Wonoyoso dan luar Wonoyoso dan santri Pon.Pes Salafiyah Wonoyoso, sehingga mengakrabkan hubungan santri dan remaja Wonoyoso. E. Tantangan Awal Berdirinya Remaja Islam dan RIAZ 1.Tahun 1977 pada awal berdirinya Remaja Islam khusus putra tidak semua orang tua mendukung 2.Tahun 1983 awal berdirinya RIAZ banyak mendapat tantangan dari orang tua, pemuda, maupun sesama remaja. Wujudnya antara lain teror melalui surat gelap ke pendiri RIAZ maupun pengurus RIAZ. Alhamdulillah tantangan dapat diatasi tanpa konflik. Demikian sekilas Sejarah berdirinya RIAZ untuk Dukuh Wonoyoso. Apabila ada kekhilafan mohon maaf yang sebesar-besarnya `riaz-9 Sejarah Singkat Remaja Islam Abnauz-Zaman (RIAZ) Dukuh Wonoyoso, Bumirejo, Kebumen Cetakan pertama, 1996 Cetakan kedua, April 2003 Narasumber Moh. Daim Aziz Editor Agung A.W Diterbitkan dan didistribusikan oleh : Pengurus Remaja Islam Abnauz-Zaman Periode 2002 / 2004

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.